Senin, 27 April 2015

Jokowi Meminta Agar Menlu Sampaikan Alasan Hukuman Mati Ke Presiden Filipina

Jokowi Meminta Agar Menlu Sampaikan Alasan Hukuman Mati Ke Presiden Filipina - Presiden Joko Widodo mengatakan dirinya telah meminta kepada Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi untuk menjelaskan alasan mengapa pemerintah Indonesia masih memberlakukan hukuman mati kepada Presiden Filipina, Beniqno Aquino III.

"Ya karena yang di Malaysia kan bu Menlu, tolong sampaikan ke Presiden Aquino seperti ini," ujar Joko Widodo atau sapaan akrabnya Jokowi usai menghadiri acara Silaturahim Pers Nasional di TVRI, Jakarta Pusat, Senin (27/4/2015).


Jokowi Meminta Agar Menlu Sampaikan Alasan Hukuman Mati Ke Presiden Filipina - Jokowi mengatakan pesan yang harus disampaikan Menlu Retno ke Presiden Aquino III yaitu mengenai bahaya Narkoba, sehingga pemerintah tidak ada pilihan lain untuk menerapkan hukuman mati.

 

POKER UANG ASLI



"Itu yang harus di jelaskan. ‎Dan Pers harus menjelaskan, setiap hari ada 50 generasi muda kita mati karena narkoba. Kalo di hitung setahun, ada 18 ribu, itu yang harus di jelaskan. Jangan yang dijelaskan yang dieksekusi, jelasin dong nama-nama 18 ribu itu siapa saja," ucap Jokowi.

Jokowi kembali menegaskan penerapan hukuman mati terhadap Terpidana Narkoba adalah bentuk keseriusan pemerintah Indonesia dalam perangi narkoba.

"Yang kita semua baru dalam proses, tapi bahwa kita serius, perang dalam narkoba itu," tutur Jokowi.




 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar